4# Gedung No.268 Jalan Haijing, Zona Pelabuhan Perdagangan Bebas Haicang, Xiamen, Cina +86-592-6086057 robert.chen@rogours.com
IKUTI KAMI -
Berita

Apa yang harus Anda perhatikan saat memindahkan bibit?

2026-06-02 0 Tinggalkan aku pesan

I. Waktu Transplantasi Optimal (Penting untuk Meningkatkan Tingkat Kelangsungan Hidup Secara Signifikan)

Pohon Gugur/ Semak: Sejak daun berguguran di musim gugur hingga tunas mulai bertunas di musim semi (masa dorman adalah yang terbaik); suhu rendah meminimalkan transpirasi, memungkinkan sistem akar pulih dengan cepat.

Anakan Cemara (Pines, Osmanthus, Hollies, dll.): Awal musim semi sebelum tunas dimulai, atau akhir musim gugur setelah suhu turun; hindari panas tinggi di pertengahan musim panas.

Periode yang Dilarang: Jangan melakukan transplantasi pada siang hari yang terik di musim panas, periode ketika tanah membeku di musim dingin, atau ketika pohon muda sedang berbunga dan berbuah.


II. Poin Penting dalam Pengangkatan dan Penggalian Anakan

1. Menggali Bola Akar (Wajib untuk tanaman hijau besar dan pohon muda yang berharga)

Diameter Bola Akar: 6 hingga 10 kali Diameter Setinggi Dada (DBH) pohon; untuk tanaman perdu, gunakan 1/3 bagian tajuk. Tinggi bola akar harus 2/3 dari diameternya.

Integritas Bola Akar: Hindari membiarkan tanah hancur selama penggalian; bungkus rapat bola akar dengan tali jerami atau kain bukan tenunan agar tidak pecah dan merusak akar selama pengangkutan.


2. Pencabutan Bibit Berakar Telanjang (Pohon muda daun kecil dan bibit persemaian)

Melestarikan akar serabut sekaligus meminimalkan kerusakan pada akar utama; mempertahankan sedikit tanah asli di sekitar akar.

Segera celupkan akar ke dalam lumpur lumpur setelah diangkat untuk menjaga kelembapan, mencegah sistem akar mengering akibat angin dan paparan sinar matahari.


3. Memangkas Akar yang Rusak

Pangkas akar yang rusak, terbelah, atau membusuk hingga bersih kembali ke jaringan sehat untuk memfasilitasi rooting dan penyembuhan; pastikan lapisan kulit kayu tidak sobek atau terkoyak.


AKU AKU AKU. Pemangkasan Anakan (Untuk Mengurangi Penguapan Air dan Menyeimbangkan Rasio Akar terhadap Mahkota)

Bagian Di Atas Tanah

Pohon Besar: Menipiskan cabang yang terlalu lebat, cabang yang tumbuh ke dalam, dan cabang yang mati atau sakit; memperpendek cabang yang terlalu panjang atau kurus. Untuk pohon muda yang berharga, pertahankan kerangka strukturalnya dan lakukan pemangkasan ringan saja.

Semak Berbunga: Buang tunas baru yang lembut dari tahun ini, serta bunga bekas.

Pohon Cemara: Buang sekitar setengah daun tua untuk mengurangi transpirasi.

Perawatan Luka: Oleskan penutup luka pada permukaan potongan cabang dan batang yang tebal untuk mencegah hilangnya kelembapan dan infeksi bakteri.


IV. Menjaga Kelembapan Selama Pengangkutan Anakan

Anakan Akar Telanjang: Bungkus akarnya dengan tikar jerami basah atau kantong plastik; jaga agar pohon muda tetap teduh sepanjang perjalanan dan hindari paparan sinar matahari langsung. Stok Balled-and-Burlapped (B&B): Semprotkan lapisan luar bola akar dengan air untuk menjaga kelembapan, kemudian tutup dengan terpal untuk mencegah pengeringan dan keretakan akibat angin.

Durasi Pengangkutan: Idealnya, angkat bibit dan tanam pada hari yang sama. Untuk transportasi jarak jauh, isi kembali kelembapan secara berkala; jika bibit tidak ditanam dalam waktu lama, bibit tersebut sangat rentan terhadap kekeringan dan kematian.


V. Penggalian Lubang Tanam dan Pemupukan Dasar

Dimensi Lubang: Lebar dan kedalaman lubang pohon harus lebih besar 30–50 cm dari bola akar atau sistem akar. Dinding lubang harus vertikal, dan bagian bawahnya harus dilonggarkan.

Perbaikan Tanah:

Tanah Liat: Campurkan pasir sungai dan jamur daun untuk meningkatkan aerasi.

Tanah Berpasir: Tambahkan pupuk organik yang telah dikomposkan dengan baik dan tanah kebun untuk meningkatkan retensi air.

Tanah Saline-Alkaline: Letakkan lapisan kerikil di bagian bawah untuk membuat penghalang garam, dan ganti tanah yang ada dengan tanah tanam yang sesuai.

Tindakan Pencegahan Pupuk Dasar: Letakkan lapisan tipis tanah biasa di dasar lubang untuk mengisolasi pupuk mentah yang tidak dikomposkan (pupuk mentah, seperti kotoran ayam atau domba segar, dapat "membakar" akar). Gunakan hanya pupuk organik yang dibuat dengan baik dan dikombinasikan dengan sedikit pupuk slow release.

Perawatan Drainase: Untuk daerah dataran rendah yang rawan penumpukan air, letakkan kerikil atau agregat tanah liat setebal 10 cm di dasar lubang untuk berfungsi sebagai lapisan drainase dan mencegah pembusukan akar.


VI. Langkah-Langkah Penting Penanaman dan Pendirian

Memposisikan Bibit: Pertahankan orientasi asli bibit relatif terhadap matahari (“sisi cerah” asli) dan pastikan batang tetap vertikal dan bebas dari kemiringan.

Kedalaman Penanaman (Yang Paling Penting):

Stok B&B: Permukaan atas bola akar harus sejajar dengan garis tanah asli. Penanaman dalam-dalam sangat dilarang (menanam terlalu dalam dapat membuat akar mati lemas dan menyebabkan pembusukan kulit kayu).

Stok Akar Telanjang: Kerah akar (persimpangan antara akar dan batang) harus sejajar dengan permukaan tanah.

Mengisi Kembali Tanah:

Isi lubang tersebut berlapis-lapis, lalu padatkan setiap lapisan secara perlahan untuk memastikan tidak ada kantong udara yang tersisa (kantong udara memerangkap gas, mencegah akar menyerap air).

Dukungan dan Stabilisasi:

Untuk pohon yang lebih besar (dengan diameter batang 5 cm atau lebih), segera pasang rangka penyangga berbentuk segitiga atau segi empat setelah penanaman. Tempatkan bantalan lembut di antara rangka dan batang untuk mencegah goyangan akibat angin merobek akar yang baru tumbuh.


VII. Penyiraman untuk Pembentukan Akar (Rintangan Kritis Pertama untuk Bertahan Hidup)

Segera setelah penanaman selesai, lakukan "penyiraman" secara menyeluruh. Biarkan air meresap secara perlahan sehingga tanah mengendap dengan kuat di sekitar akar dan udara yang terperangkap dapat dikeluarkan.

Ulangi penyiraman menyeluruh ini setiap 2–3 hari. Segera tambahkan lebih banyak tanah untuk menutupi permukaan bola akar yang terbuka atau celah yang mungkin muncul di dalam tanah.

Mulsa Permukaan: Tutupi permukaan tanah dengan jerami, mulsa kulit kayu, atau lembaran plastik untuk mengunci kelembapan, mengatur suhu tanah, dan menekan pertumbuhan gulma. VIII. Perawatan dan Manajemen Pasca Transplantasi


Kontrol Penyiraman

Tahap Awal: Jaga tanah sedikit lembab, hindari penumpukan air; memastikan drainase tepat waktu selama musim hujan.

Suhu Musim Panas Tinggi: Siram di pagi atau sore hari; hindari penyiraman pada siang hari. Kabut dedaunan untuk meningkatkan kelembapan.

Sebelum Musim Dingin: Lakukan penyiraman terakhir dan dalam untuk memberikan perlindungan terhadap embun beku dan mempersiapkan tanah untuk pembekuan.

Perlindungan Matahari dan Dingin

Pohon Besar (Musim Panas): Bungkus batang pohon dengan kapas pelembab atau jaring peneduh untuk mencegah kulit terbakar dan retak.

Anakan yang Baru Ditanam (Musim Dingin): Oleskan lapisan kapur pada batang dan bungkus dengan tali jerami untuk perlindungan terhadap embun beku.

Tidak Ada Pemupukan Selama Masa Pendirian

Hindari pemberian pupuk pekat selama 1-2 bulan setelah tanam. Setelah daun baru mulai bertunas, berikan sedikit pupuk perakaran yang diencerkan. Di musim gugur, lengkapi dengan pupuk fosfor dan kalium untuk meningkatkan ketahanan terhadap dingin.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Segera singkirkan cabang-cabang yang mati dan daun-daun yang berguguran. Setelah mendeteksi busuk akar, kutu daun, atau kumbang longhorn, segera gunakan pestisida yang sesuai. Jika akumulasi air di sekitar akar menyebabkan pembusukan, kendurkan tanah dan segera pastikan drainase yang baik.

Bantuan Rooting

Selama penanaman, gunakan bahan perakaran melalui irigasi untuk merangsang pertumbuhan akar pengumpan baru dan mempersingkat masa pertumbuhan tanaman.


IX. Pertimbangan Khusus untuk Jenis Persediaan Pembibitan Tertentu

Pemindahan Pohon Besar: Rawat akar terlebih dahulu (gali parit melingkar untuk memotong akar enam bulan sebelum pemindahan untuk merangsang pertumbuhan akar pengumpan); gunakan derek untuk mengangkat dan melindungi bola akar selama pengangkutan; dan gunakan kantong infus untuk memasukkan larutan nutrisi ke dalam batang pohon.

Pohon Buah-buahan: Pangkas akar yang rusak sebelum penanaman permanen; melakukan pemangkasan struktural pada batang dan cabang untuk memastikan keberhasilan pembungaan dan pembuahan pada tahun berikutnya.

Spesies Cemara Langka: Pertahankan perlindungan berkelanjutan pada bola akar selama proses berlangsung; melakukan penipisan dedaunan secara signifikan; dan mendirikan struktur peneduh untuk membantu pendirian pabrik.



Berita Terkait
Tinggalkan aku pesan
X
Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman penelusuran yang lebih baik, menganalisis lalu lintas situs, dan mempersonalisasi konten. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.Kebijakan Privasi
MenolakMenerima